Showing posts with label sepuluh titik. Show all posts
Showing posts with label sepuluh titik. Show all posts

December 10, 2008

Melebihi warna, melesat, Menjadi Cahaya

ini, sekedar komentar tentang persahabatan, terinspirasi dari blog tetangga
dia menuliskan tentang sebuah lirik lagu
-yang jujur, sejak akhir september sebenarnya sudah pengen kutuliskan di sini bersama dengan komentarnya, tapi memang belom sempat.-

sebuah soundtrack dari laskar pelangi

baru saja berakhir
hujan di sore ini
menyisakan keajaiban
kilauan indahnya pelangi

tak pernah terlewatkan
dan tetap mengaguminya
kesempatan seperti ini
tak akan bisa dibeli

bersamamu kuhabiskan waktu
senang bisa mengenal dirimu...
rasanya semua begitu sempurna
sayang untuk mengakhirinya

lawan keterbatasan
walau sedikit kemungkinan
tak kan berhenti
hingga sedih tak mau datang lagi

janganlah berganti, tetaplah seperti ini.....

(OST Laskar Pelangi, Ipang)


syair ini,
membawa warna baru bagi pemaknaan sahabat untukku.
terutama di bait keempat

lawan keterbatasan
walau sedikit kemungkinan
tak kan berhenti
hingga
sedih tak mau datang lagi


itulah sebenarnya makna what friends are for ,
membantu menghilangkan segala kemustahilan
yang terpampang menghalang,
menyalurkan kekuatan yang tak kasat mata
tapi kita tau pasti itu ada

Untuk sepuluh titik :
ada syukur yang tak berhenti mengalun, melihat kalian sebagai anugerahku,
hidup satu zaman dengan para pejuang pembela kebenaran.
kalian ada memberikan tak sekedar warna,
tapi sudah melesat, berpendar berganti menjadi cahaya

Buat djackie, so do i.
pasti ketika dua puluh tahun setelah detik ini menyapa,
di saat yang sama, ketika gadis atau bujang kecilku kelak menanyakan lagu apa ini

aku akan menjawab dengan senyum,

'Dengarkanlah sayang, ini bukan sekedar bait lagu berisi kata, ini mantra penyemangat jiwa'

Lalu, dengan bangga satu per satu akan ku kenalkan siapa kalian pada mereka,
siapa saja yang memendarkan cahaya pelangi di gelapnya 'pikiran-pikiran nakal' remajaku,
siapa saja yang menunjukkan padaku indahnya matahari senja ganda-nya Teladan,
siapa saja yang menjadikanku -sebuah titik ini- tinta yang mewarnai dunia,
siapa saja yang ada meleburkan cinta-cinta semu menjadi cinta nyata untuk saudara
siapa saja yang berjuang bersamaku mencari bias makna cinta dari ArsyNya yang Indah luar biasa.

sepuluh titik. yang menjagaku dalam jangkauan koridorNya.

dan untuk penutupnya akan kubisikan di telinga mereka

'Berjanjilah pada Ummi, kalian akan menjadi seperti mereka, menjadi pemuda harapan bangsa pembela kebenaran yang nyata'

***

Ya Rabb...sesungguhnya Engkau Maha Mengetahui bahwa hati-hati ini telah berkumpul untuk mencurahkan mahabbah hanya kepada-Mu, bertemu untuk taat kepadaMu, bersatu dalam rangka menyeru (dakwah di jalan)Mu, dan berjanji setia untuk membela syariatMU, maka kuatkanlah ikatan pertaliannya, ya Allah, abadikan kasih sayangnya, tunjukkanlah jalannya, dan penuhilah dengan cahayaMu yang tidak akan pernah reduo, lapangkanlah dadanya dengan limpahan iman dan keindahan tawakal kepadaMu, hidupkanlah dengan marifatMu, dan matikanlah dalam keadaan syahid di jalanMu. Sesungguhnya Engkau sebaik-baik pelindung, dan sebaik baik penolong. Amin. Semoga shalawat dan salam selalu tercurah kepada Muhammad, keluarganya dan kepada semua sahabatnya.

I love you just because Allah.

kebersamaanyangtaklekangdigilaszaman
.tun.cok.rong.djek.ri.amm.yak.nas.git.jun.
Continue Reading...

November 09, 2008

persahabatan, kata yang tak sekedar bisa didefinisikan

Persahabatan

sebuah kekuatan.
sebuah toleransi.
muara kasih sayang.
jembatan impian.
sayap-sayap kesuksesan.

Persahabatan, kata yang tak sekedar bisa didefinisikan

persahabatan,
hem..sebuah kata yang dapat ditemukan dimanapun. di terang impian masa depan atau bahkan di sudut tergelap lorong waktu.

sejak kecil, tak pernah kupercaya ada yang namanya everlasting friendship. waktu itu pikirku,'Ngga mungkin, hidup itu berjalan terus, dengan dimensi yang berbeda, dengan terpisah jarak dan waktu pula. masa sih ada everlasting friendship?'
entahlah, apa faktornya aku berkata seperti itu, toh dulu aku hanya merasa sahabat itu adalah orang yang ada bersamaku untuk bermain, bersamaku untuk menceritakan kebahagiaan. ya, hanya sekedar itu. kebahagiaan yang dibagi bersama. dan berarti, tak harus dengan orang yang sama kan kita punya everlasting friendship? kalo iya, berarti norak, ngga gaul. '

roda waktu terus berlari, meninggalkan masa kecil itu. sekarang masa remaja sedang giat"nya mengajakku berjuang mengejar impian. dan disinilah kutemukan sepuluh titik yang mengisi sungai tinta kehidupanku.
luar biasa rasanya. tak pernah sebelumnya kurasakan cinta tanpa nafsu, tak pernah sebelumnya mencandu rindu pada sosok- sosok sebegini dalam, tak pernah kubayangkan aku rela berkorban apapun untuk titik titik ini, tak pernah terbesit bahwa aku juga akan berteriak melabel diri kami (sang sepuluh titik ini) dengan 'EVERLASTING FREINDSHIP', meski dengan konteks berbeda.
kami menyebutnya dengan
'THE EVERLASTING UKHUWAH' ukhuwah islamiyah...

dan mungkin inilah yang menyebabkannya berbeda.
kami ada dari keterbatasan, kami muncul dari frekuensi stres yang sama, kami menyatu karena rasa keprihatinan, kami tumbuh karena kehancuran tempat berpijak, kami saling sayang karena sedang membangun rumah impian, sang Teladan Darussalam.

dari situ, barulah muncul kebahagiaan, rasa syukur, kebersamaan, tangis dan tawa yang bisa dibagi bersama. yang membuat semakin dekatnya hubungan kami, lebih dari sekedar sahabat, karena kami adalah sepuluh titik, sepuluh sahabat, sepuluh pejuang mimpi, sepuluh garda, sepuluh pemimpin, sepuluh orang saudara.

menyusuri sawah (meski dengan sepeda motor), bermandikan hujan, tergantang panas matahari, tersesat bersama, terlibas gelapnya malam, bersama melindungi generasi penerus estafet keteladanan, bertabrakan satu sama lain yang kemudian saling meminta maaf, mengantar satu sama lain agar tidak kena semprot orangtua akibat efek samping tabrakan 'konyol' beruntun yang kami lakukan sendiri, menangis untuk satu titik yang hampir kehilangan nyawanya, menemaninya, berniat sementara menjadi kakinya (satu titik yang hampir kehilangan nyawanya itu) untuk berdakwah, berteriak kangen karena jarang bertemu, merasa amanah hanya sekedar beban, jika tidak dibagi dengan mereka......

semua itu.
ya karena semua itu akhirnya aku tahu,
kalau
Persahabatan itu,

sebuah kekuatan.
sebuah toleransi.
muara kasih sayang.
jembatan impian.
sayap-sayap kesuksesan.

Persahabatan, kata yang tak sekedar bisa didefinisikan



#dalam memori, kehidupan kita sekarang, wahai sepuluh titik pengisi jiwa penyemangat mimpi. I love you all, without any lust.
Continue Reading...

October 28, 2008

Sebuah kekuatan sedang dibangun.

sebuah kekuatan sedang dibangun

ya, sebuah kekuatan menuju keemasan Teladan Darussalam sedang dipersiapkan.
dipersiapkan oleh para pejuang yang sedang menanti masa depan
itulah kami, para pejuang yang tak takut dengan ancaman, tak takut dengan ejekan.
kami berdiri bukan untuk menantang, tapi untuk membenarkan,
sebuah ajaran yang tak kan pernah lekang tergilas zaman.
inilah kami yang mencandu rindu pada janji kemenangan Islam
dan inilah kami yang sedang membangun Teladan dan memimpikan Darussalam.

Bukan Al-Qur'an untuk Islam
Bukan dunia untuk Islam
Tapi Al-Qur'an dan Islam untuk dunia
Islam merinduan perdamaian dan kebahagiaan sejati

Teladan Darussalam. Sebuah cita-cita. sebah nama, untuk sebuah impian.
Teladan Darussalam. Di mana nilai-nilai Islam diterapkan, karena Islam untuk semua.
Teladan Darussalam. Teladan, rumah keselamatan.
Teladan Darussalam. Di mana dapat kita temukan sapa, salam, sopan, santun dan kesederhanaan di dalamnya.
Teladan Darussalam. Di mana kehangatan, semangat persaudaraan, dan indahnya ukhuwah satu sama lain dipertemukan.
Teladan Darussalam, Di mana kejujuran dan kedisiplinan diwajibkan.
Teladan Darussalam. Di mana saling menghormati dan menghargai antarsatu sama lain ditemukan.
Teladan Darussalam. Di mana ada rasa saling menjaga dan mengingatkan.
Teladan Darussalam. Di mana setiap langkahnya adalah langkah yang terawasi, karena semua percaya ada Dia yang selalu mengawasi.
Teladan Darussalam. Di mana kita temukan kepedulian untuk semua hal.
Teladan. Tak hanya sepenggal kata yang melekat, tak hanya merek yang terpampang di plakat, tak hanya slogan penyemangat.
Teladan, kembalikan kemana ia berasal. Berkacalah pada siapa gelar itu berawal. Rasullullah SAW.
Teladan Darussalam, butuh orang-orang yang membangunnya. Sadarilah, bahwa pondasi itu telah ada sejak lama. Ya! islam!
Sekali lagi, Karena Islam untuk semua.

Maka, bergeraklah. Karena diam itu mematikan.
Continue Reading...

Find Me !

Facebook  Twitter  Instagram

Blogroll

About

a complete pack of girl-turn-to-woman in her 20's something