Beberapa waktu ini dunia sekitar saya sedang dihebohkan dengan munculnya 'Ada apa dengan Cinta 2014'~~ As a young adult who had already reached her puberty when that phenomenal film released, wajar lah kalau saya ikutan heboh juga. Baru 2 hari viewernya sudah jutaan umat. Hanya 10 menit beberapa detik tapi menggemparkan Indonesia, jadi trending topic di world wide pula.
Pertanyaannya kenapa?
Karena ini tentang 12 tahun setelah di tahun 2002 Rangga - Cinta berpisah di Bandara,
Cinta mengantar keberangkatan Rangga ke Amerika, dan Rangga meninggalkan Cinta (begitu saja) di Jakarta.
Kalau berpisah 12 tahun lalu kenapa?
Kami ingin tahu!
Ingin tahu tentang apa?
Tentang lanjutannya, tentang ceritanya, memangnya tentang apa lagi?
Memangnya berlanjut?
Jelas berlanjut!
Apa lanjutannya?
[.....................................................................................................]
Nah, bingung kan apa lanjutannya?
Karena, to be honest, dalam iklan line yang 10 menit cetar membahana itu tidak ada kelanjutan apapun kecuali mereka berkomunikasi lagi. Yap, komunikasi, welcoming you to the era of smartphone, 2014. Apa yang spesial dari ini? Nope, biasa saja. Sebiasa dan sewajar kita semua yang memiliki smartphone dengan aplikasi chat tanpa pulsa yang bisa menembus batas ruang dan waktu. [ehm, jadi jelas kan kalau purnama di new york dan di indonesia itu tidak berbeda? Kita sudah menembus batas ruang dan waktu, hihi]
Kembali bertemu denganmu setelah sekian lama, melewati jarak, waktu, kesibukan dan kesempatan yang memisahkan kita.
That's it saya kira.
Itu jawabannya kenapa demam AADC 2014 yang diidap oleh sekian juta mantan remaja menghasilkan gaung simpulan agar iklan ini diangkat secara serius ke layar lebar.
Kembali bertemu denganmu - apa arti lainnya? Reuni!
Itu jawabannya kenapa demam AADC 2014 yang diidap oleh sekian juta mantan remaja menghasilkan gaung simpulan agar iklan ini diangkat secara serius ke layar lebar.
Kembali bertemu denganmu - apa arti lainnya? Reuni!










