Showing posts with label everlasting friendship. Show all posts
Showing posts with label everlasting friendship. Show all posts

November 10, 2014

Reuni, Berdamailah!






Caution : This article contain Spin-off of AADC 2014, rather unromantic, you are already warned

Bagaimana efek reuni pada Cinta dan Rangga?

Kalau sesuai dengan skenario mini drama mereka berdua kembali menjalin komunikasi yang hangat setelah 12 tahun berpisah, bertukar foto dan saling mengirim kabar. 

Lalu 12 tahun yang terlewat, apa apa sebenarnya? 

Pertanyaan itu pasti terlintas di setiap benak penggemar AADC, berbagai komentar dikemukakan, dan saya teringat satu komentar yang dilemparkan oleh seorang bapak yang mantan remaja itu tentang 'AADC 2014' di platform comment youtube (dan ternyata, banyak juga komentar bernada mirip) 
"12 tahun berlalu, perempuan secantik dan seluar biasa Cinta belum memiliki pacar? Belum berkeluarga?"
atau dari mbak-mbak cantik yang juga berkomentar 
"Rangga sukses di Amerika, dikelilingi bule - bule, dan masih sendiri setelah 12 tahun?"
Continue Reading...

November 09, 2014

Reuni, Lagi




Ada apa dengan Cinta 2014


Beberapa waktu ini dunia sekitar saya sedang dihebohkan dengan munculnya 'Ada apa dengan Cinta 2014'~~ As a young adult who had already reached her puberty when that phenomenal film released, wajar lah kalau saya ikutan heboh juga. Baru 2 hari viewernya sudah jutaan umat. Hanya 10 menit beberapa detik tapi menggemparkan Indonesia, jadi trending topic di world wide pula. 


Pertanyaannya kenapa? 
Karena ini tentang 12 tahun setelah di tahun 2002 Rangga - Cinta berpisah di Bandara, 
Cinta mengantar keberangkatan Rangga ke Amerika, dan Rangga meninggalkan Cinta (begitu saja) di Jakarta. 
Kalau berpisah 12 tahun lalu kenapa? 
Kami ingin tahu!
Ingin tahu tentang apa?
Tentang lanjutannya, tentang ceritanya, memangnya tentang apa lagi?
Memangnya berlanjut?
Jelas berlanjut!
Apa lanjutannya?
[.....................................................................................................]


Nah, bingung kan apa lanjutannya? 
Karena, to be honest, dalam iklan line yang 10 menit cetar membahana itu tidak ada kelanjutan apapun kecuali mereka berkomunikasi lagi. Yap, komunikasi, welcoming you to the era of smartphone, 2014. Apa yang spesial dari ini? Nope, biasa saja. Sebiasa dan sewajar kita semua yang memiliki smartphone dengan aplikasi chat tanpa pulsa yang bisa menembus batas ruang dan waktu. [ehm, jadi jelas kan kalau purnama di new york dan di indonesia itu tidak berbeda? Kita sudah menembus batas ruang dan waktu, hihi]

Kembali bertemu denganmu setelah sekian lama, melewati jarak, waktu, kesibukan dan kesempatan yang memisahkan kita.
That's it saya kira.
Itu jawabannya kenapa demam AADC 2014 yang diidap oleh sekian juta mantan remaja menghasilkan gaung simpulan agar iklan ini diangkat secara serius ke layar lebar.
Kembali bertemu denganmu - apa arti lainnya? Reuni!
Continue Reading...

September 18, 2013

Mimpi Singkat Menyenangkan (=KKN)



Terinspirasi dari pertanyaan pertanyaan responsi KKN BTL 31 yang superduperzing ngga jelas banget, –__–
KKN bergaya untuk HUT Bantul 182 :) 

saya iseng nulis FAQ ini untuk mengobati ke-zonk-an pertanyaan di responsi, menuliskan sesuatu yang lebih real dan faktual, bukan sekedar hitam atau putih dari rentetan nama-nama yang dikategorikan urut prioritas oleh sebelah pihak.
ini random things tentang apa yang sudah KKN beri untuk saya, menyuratkan sedikit kata untuk berterimakasih, karena ya, KKN memberi banyak hal pada hidup saya :)
KKN itu apa menurutmu?
Kelas kehidupan-nya UGM.
Dimana kita jadi mahasiswanya, program jadi tugasnya, masyarakat sekitar dan adat istiadat setempat jadi dosennya, situasi mendadak jadi lahan praktikumnya dan konflik dengan warga serta hal memusingkan lain adalah ujiannya.
Apa pelajaran paling berharga yang didapat selama KKN?
  • Belajar menjadi dewasa dengan bertemu banyak karakter
  • Loving Indonesia.
Apa maksudnya “dewasa karena bertemu banyak karakter?”
Bertemu dan belajar memahami banyak karakter yang mungkin kalau bukan karena KKN tidak akan  pernah saya pelajari secara utuh. Bingung? Oke, saya juga bingung.
Jadi begini, bukankah wajar jika kita memilih berteman dekat dengan sekelompok orang yang memiliki cara pandang yang sama, kebiasaan yang sama, dan kesukaan yang sama dengan kita? Karena menurut teori dan prakteknya dilapangan, orang orang yang seperti itulah yang membuat kita nyaman.
Tapi dengan KKN ini saya dipaksa keluar dari zona nyaman saya. Dipaksa untuk menyelami banyak karakter baru, berusaha memahami, berempati, menilai pribadi secara utuh selama dua bulan penuh. Mulai dari teman satu pondokan, teman satu unit hingga pemuda-pemuda dusun setempat.
Kenapa dewasa? Karena mungkin saya yang dulu akan bersikap sangat reaktif terhadap orang-orang yang saya anggap berbeda dengan saya. Tapi di KKN  saya jadi merasa mempunyai kontrol diri yang lebih baik. Ikut mencoba dan memahami pola pikir yang kadang tak sejalan, membangun alasan alasan untuk berpikir positif terhadap suatu perilaku dan tindakan seseorang. Belajar melihat dari atas, agar terlihat seluruhnya.
Dan yang membuat saya kaget adalah, setelah saya terapkan itu, saya jadi merasa perbedaan itu bukan masalah besar.
Hei! Ternyata saya nyaman dan kerasan . Eh, ternyata mereka yang berbeda dari saya itu kereeeeeeeeeeeennn, malah akhirnya saya yang banyak belajar dari mereka.
Belajar tentang selo, belajar tentang berani tampil di depan banyak orang meski malu-maluin, belajar bahwa segalanya adalah sugesti – pikiran positif itu datang dari dalam diri, belajar bersyukur karena ternyata Alloh memberkahi banyak hal pada saya, belajar berprinsip bebas tapi tahu batas, belajar bahwa memulai itu sulit, maka mulailah dari sekarang, dan yang jelas belajar banyak.
Belajar Loving Indonesia?
Saya adalah pemimpi yang bermimpi besar untuk berpetualang dan menyelami hidup di tanah orang, di negeri negeri jauh. Bergelut dengan teknologi dan kecanggihan zaman. Berkelana ke tempat-tempat berarsitektur indah dan penuh seni. Pun saya termasuk pribadi yang suka alay dan heboh sendiri kalau melihat teman-teman seperjuangan sudah mengkoleksi deretan nama negara-negara jauh sebagai satu tempat yang pernah mereka sambangi. Kalau sudah begitu, emosi sering naik turun.
Tapi…di KKN ini jiwa saya bisa tenaaaaang. Biasa aja tuh rasanya ketika melihat di timeline banyak sekali foto foto sanak saudara sahabat dan teman tertawa bahagia di seluruh penjuru dunia, memamerkan jejak jejak mereka disana. Ujar hati saya ketika itu : “Saya juga lagi di tempat baru, disini, di Kecamatan Kretek, Desa Tirtohargo, Dusun Karang.” :)
Mereka yang lain nyengir hepi karena bertemu mister a dan mister b disana, hati saya tersenyum senang berkenalan dengan mbah kakung dan mbah putri, plus adek adek yang selalu ingin tahu di sini.
Ketika yang di luar sana heboh welcoming party dan hingar bingar ala zaman modern, saya mabuk sama cengkok dangdut koplo sepaket dengan goyangannya.
Ketika semua orang sibuk me-mention para figure hebat yang mereka temui di luar negri, saya terharu bisa belajar mengenai hidup dari sosok-sosok yang menggiatkan gotong royong di dusun KKN saya.
Saat semua orang heboh memamerkan Tokyo Tower dan Eiffel sebagai background foto mereka, saya berkali kali terpana dengan pemandangan sawah yang terhampar sejauh mata memandang setiap kaki menuju ke pendopo atau masjid, belum lagi punggung bukit yang berjejer indah disebelah barat, apalagi kalau dilihat waktu sore hari, lukisan alamNya breathtaking,…
Simply said, hati dan jiwa saya bisa content, bisa kenyang dengan banyak syukur, tidak aneh-aneh mencari apa yang bukan menjadi rejeki saya.
Dan karena itu saya bisa belajar mencintai Indonesia :)
Momen paling indah?
Waktu mengajari anak-anak TPA mengaji di bulan Ramadhan dan semua kegiatan yang melibatkan orang-orang satu unit :3
Yang ngga bakal terlupa?
  • Naik motor malem-malem dengan lampu depan motor dipadamin, melewati jalan dusun yang sepi tanpa lampu, meski anehnya tidak gelap, karena ditemani taburan bintang galaksi bimasakti dan purnama ~~
  • Celoteh ceria di pondokan, ngawur ngalor ngidul, dari obrolan sampah sampe hal yang penting banget :p
  • Kebaikan dan masakannya ibuk pondokan
  • Anak-anak Dusun Karang yang so sweet banget, selalu ada menemani di setiap program kita, padahal sasaran program itu kadang bukan mereka, lol
Paling nyesek ?
Momen momen ketika salah paham sama pemuda dan ketika pamitan mau pergi dari lokasi >_<
Seandainya ada penawaran KKN lagi untuk kedua kalinya, mau?
Tidak terimakasih :p tapi untuk selalu pulang ke Kretek dan menjalin silaturahmi terus dengan BTL-31 are all pleasure.
sekiaaan~~  satu hal yang jelas, ngga rugi jadi anak UGM yang dipaksa buat KKN 
:)
Continue Reading...

December 29, 2012

Is s/he still your bestfriend?




This reality just pop up in my head and eyes in this very evening, apakah benar dia bisa dibilang sahabat sejati? Saat dia bahkan tidak menegur sapa ketika kalian lama tidak bersua, lebih dari hitungan bulan. Dia yang tidak repot mengirimkan salam atau menitipkan doa semangat untuk menjalani hari, tidak berbasa-basi menanyakan kabar. Dia yang bahkan menghindari untuk menjatuhkan pandangan matanya pada gerak mata kalian.

Padahal dia menjadi sahabat kalian selama 5 tahun terakhir, kalian berbagi hampir semua hal possible yang pernah ditawarkan masa muda. Membaca pikiran bahkan sudah merupakan kemampuan tidak asing lagi bagi satu sama lain, jadi pertanyaannya adalah, jika sudah begitu .... Is s/he still your bestfriend? Menurut kalian masihkah dia seorang sahabat baik?

With so many thought that mix in my head and also bunch of discussions here and there, my final answer is : yes, s/he is still my bestfriend. And i need to lend my hand because of that. Aku harus membuat segalanya lebih mudah. 

As people said, mungkin dia memang dituntut seperti itu, atau dia punya alasan lain yang kuat hingga mengalahkan rasa pedulinya. Waktu 5 tahun bukan mimpi yang terlupa saat mata terbuka, semua hal yang terbagi pasti memendam makna, so if silence is the best action for ur current life situation, buddy, i’m completely fine, will accept it as a part of become mature. 

I’m not clinging onto you anymore, i’ll just stay still until time give us the answers for question’s of mine and of course, yours. Keep avoiding me, keep go on. And when you need me, just call me out. 

Tell your whole heart, you’ll find me next to you with ears that wide open.
Because our friendship never that fragile.


-Detik - detik penghabisan 2012-
Ditulis dengan tinta rindu, atas kesadaraan tentang persahabatan yang ‘mendewasa’.
Buddy, miss our old conversation. If only you know that.


If miracle do exist, somehow i really want you to read this note.



Continue Reading...

December 10, 2008

Melebihi warna, melesat, Menjadi Cahaya

ini, sekedar komentar tentang persahabatan, terinspirasi dari blog tetangga
dia menuliskan tentang sebuah lirik lagu
-yang jujur, sejak akhir september sebenarnya sudah pengen kutuliskan di sini bersama dengan komentarnya, tapi memang belom sempat.-

sebuah soundtrack dari laskar pelangi

baru saja berakhir
hujan di sore ini
menyisakan keajaiban
kilauan indahnya pelangi

tak pernah terlewatkan
dan tetap mengaguminya
kesempatan seperti ini
tak akan bisa dibeli

bersamamu kuhabiskan waktu
senang bisa mengenal dirimu...
rasanya semua begitu sempurna
sayang untuk mengakhirinya

lawan keterbatasan
walau sedikit kemungkinan
tak kan berhenti
hingga sedih tak mau datang lagi

janganlah berganti, tetaplah seperti ini.....

(OST Laskar Pelangi, Ipang)


syair ini,
membawa warna baru bagi pemaknaan sahabat untukku.
terutama di bait keempat

lawan keterbatasan
walau sedikit kemungkinan
tak kan berhenti
hingga
sedih tak mau datang lagi


itulah sebenarnya makna what friends are for ,
membantu menghilangkan segala kemustahilan
yang terpampang menghalang,
menyalurkan kekuatan yang tak kasat mata
tapi kita tau pasti itu ada

Untuk sepuluh titik :
ada syukur yang tak berhenti mengalun, melihat kalian sebagai anugerahku,
hidup satu zaman dengan para pejuang pembela kebenaran.
kalian ada memberikan tak sekedar warna,
tapi sudah melesat, berpendar berganti menjadi cahaya

Buat djackie, so do i.
pasti ketika dua puluh tahun setelah detik ini menyapa,
di saat yang sama, ketika gadis atau bujang kecilku kelak menanyakan lagu apa ini

aku akan menjawab dengan senyum,

'Dengarkanlah sayang, ini bukan sekedar bait lagu berisi kata, ini mantra penyemangat jiwa'

Lalu, dengan bangga satu per satu akan ku kenalkan siapa kalian pada mereka,
siapa saja yang memendarkan cahaya pelangi di gelapnya 'pikiran-pikiran nakal' remajaku,
siapa saja yang menunjukkan padaku indahnya matahari senja ganda-nya Teladan,
siapa saja yang menjadikanku -sebuah titik ini- tinta yang mewarnai dunia,
siapa saja yang ada meleburkan cinta-cinta semu menjadi cinta nyata untuk saudara
siapa saja yang berjuang bersamaku mencari bias makna cinta dari ArsyNya yang Indah luar biasa.

sepuluh titik. yang menjagaku dalam jangkauan koridorNya.

dan untuk penutupnya akan kubisikan di telinga mereka

'Berjanjilah pada Ummi, kalian akan menjadi seperti mereka, menjadi pemuda harapan bangsa pembela kebenaran yang nyata'

***

Ya Rabb...sesungguhnya Engkau Maha Mengetahui bahwa hati-hati ini telah berkumpul untuk mencurahkan mahabbah hanya kepada-Mu, bertemu untuk taat kepadaMu, bersatu dalam rangka menyeru (dakwah di jalan)Mu, dan berjanji setia untuk membela syariatMU, maka kuatkanlah ikatan pertaliannya, ya Allah, abadikan kasih sayangnya, tunjukkanlah jalannya, dan penuhilah dengan cahayaMu yang tidak akan pernah reduo, lapangkanlah dadanya dengan limpahan iman dan keindahan tawakal kepadaMu, hidupkanlah dengan marifatMu, dan matikanlah dalam keadaan syahid di jalanMu. Sesungguhnya Engkau sebaik-baik pelindung, dan sebaik baik penolong. Amin. Semoga shalawat dan salam selalu tercurah kepada Muhammad, keluarganya dan kepada semua sahabatnya.

I love you just because Allah.

kebersamaanyangtaklekangdigilaszaman
.tun.cok.rong.djek.ri.amm.yak.nas.git.jun.
Continue Reading...

November 09, 2008

persahabatan, kata yang tak sekedar bisa didefinisikan

Persahabatan

sebuah kekuatan.
sebuah toleransi.
muara kasih sayang.
jembatan impian.
sayap-sayap kesuksesan.

Persahabatan, kata yang tak sekedar bisa didefinisikan

persahabatan,
hem..sebuah kata yang dapat ditemukan dimanapun. di terang impian masa depan atau bahkan di sudut tergelap lorong waktu.

sejak kecil, tak pernah kupercaya ada yang namanya everlasting friendship. waktu itu pikirku,'Ngga mungkin, hidup itu berjalan terus, dengan dimensi yang berbeda, dengan terpisah jarak dan waktu pula. masa sih ada everlasting friendship?'
entahlah, apa faktornya aku berkata seperti itu, toh dulu aku hanya merasa sahabat itu adalah orang yang ada bersamaku untuk bermain, bersamaku untuk menceritakan kebahagiaan. ya, hanya sekedar itu. kebahagiaan yang dibagi bersama. dan berarti, tak harus dengan orang yang sama kan kita punya everlasting friendship? kalo iya, berarti norak, ngga gaul. '

roda waktu terus berlari, meninggalkan masa kecil itu. sekarang masa remaja sedang giat"nya mengajakku berjuang mengejar impian. dan disinilah kutemukan sepuluh titik yang mengisi sungai tinta kehidupanku.
luar biasa rasanya. tak pernah sebelumnya kurasakan cinta tanpa nafsu, tak pernah sebelumnya mencandu rindu pada sosok- sosok sebegini dalam, tak pernah kubayangkan aku rela berkorban apapun untuk titik titik ini, tak pernah terbesit bahwa aku juga akan berteriak melabel diri kami (sang sepuluh titik ini) dengan 'EVERLASTING FREINDSHIP', meski dengan konteks berbeda.
kami menyebutnya dengan
'THE EVERLASTING UKHUWAH' ukhuwah islamiyah...

dan mungkin inilah yang menyebabkannya berbeda.
kami ada dari keterbatasan, kami muncul dari frekuensi stres yang sama, kami menyatu karena rasa keprihatinan, kami tumbuh karena kehancuran tempat berpijak, kami saling sayang karena sedang membangun rumah impian, sang Teladan Darussalam.

dari situ, barulah muncul kebahagiaan, rasa syukur, kebersamaan, tangis dan tawa yang bisa dibagi bersama. yang membuat semakin dekatnya hubungan kami, lebih dari sekedar sahabat, karena kami adalah sepuluh titik, sepuluh sahabat, sepuluh pejuang mimpi, sepuluh garda, sepuluh pemimpin, sepuluh orang saudara.

menyusuri sawah (meski dengan sepeda motor), bermandikan hujan, tergantang panas matahari, tersesat bersama, terlibas gelapnya malam, bersama melindungi generasi penerus estafet keteladanan, bertabrakan satu sama lain yang kemudian saling meminta maaf, mengantar satu sama lain agar tidak kena semprot orangtua akibat efek samping tabrakan 'konyol' beruntun yang kami lakukan sendiri, menangis untuk satu titik yang hampir kehilangan nyawanya, menemaninya, berniat sementara menjadi kakinya (satu titik yang hampir kehilangan nyawanya itu) untuk berdakwah, berteriak kangen karena jarang bertemu, merasa amanah hanya sekedar beban, jika tidak dibagi dengan mereka......

semua itu.
ya karena semua itu akhirnya aku tahu,
kalau
Persahabatan itu,

sebuah kekuatan.
sebuah toleransi.
muara kasih sayang.
jembatan impian.
sayap-sayap kesuksesan.

Persahabatan, kata yang tak sekedar bisa didefinisikan



#dalam memori, kehidupan kita sekarang, wahai sepuluh titik pengisi jiwa penyemangat mimpi. I love you all, without any lust.
Continue Reading...

Find Me !

Facebook  Twitter  Instagram

Blogroll

About

a complete pack of girl-turn-to-woman in her 20's something